Whatsapp Chat
Kirim pesan sekarang dan kami akan segera menghubungi Anda.

5 Fungsi Saringan Grease Trap dan Dampak Jika Tidak Dibersihkan

saringan grease trap

Table of Contents

Air buangan dari dapur membawa lebih dari sekadar air. Saat mencuci piring, peralatan masak, atau bahan makanan, sisa minyak, lemak, dan partikel makanan dapat ikut masuk ke saluran pembuangan. Jika dibiarkan, material tersebut dapat menumpuk di pipa dan mengganggu aliran air. Di sinilah saringan grease trap berperan. 

Komponen ini membantu menahan padatan dari air limbah dapur sebelum proses pemisahan minyak dan lemak berlangsung di dalam grease trap. Cari tahu fungsi lainnya di bawah ini!

Apa Fungsi Saringan Grease Trap?

Saringan pada grease trap bekerja sebagai tahap penyaringan awal. Ketika air cucian masuk dari kitchen sink, saringan menahan material padat berukuran tertentu agar tidak langsung masuk ke ruang pemisahan lemak.

Berikut ini fungsi selengkapnya:

1. Menahan Sisa Makanan

Potongan makanan, ampas, kulit bahan makanan, dan kotoran padat dapat ikut terbawa air ketika peralatan dapur dicuci. Jika material tersebut langsung masuk ke pipa, penumpukannya dapat mempersempit jalur aliran.

Saringan membantu menahan material tersebut di bagian awal grease trap sehingga lebih mudah diambil dan dibersihkan.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Saluran Air Mampet dengan Mudah

2. Mengurangi Beban Saluran Pembuangan

Lemak yang masuk ke pipa dapat menempel pada dinding saluran dan menumpuk bersama sisa makanan. Dalam jangka waktu tertentu, penumpukan tersebut dapat menyebabkan aliran semakin lambat hingga akhirnya tersumbat.

Dengan menahan padatan dan memisahkan lemak lebih awal, grease trap membantu mengurangi beban limbah yang masuk ke saluran berikutnya.

3. Membantu Proses Pemisahan Lemak

Grease trap membutuhkan kondisi aliran yang relatif tenang agar minyak dan lemak dapat terpisah dari air. Jika terlalu banyak padatan masuk ke ruang pemisahan, kinerja sistem dapat terganggu.

Oleh karena itu, saringan menjadi bagian penting dari rangkaian kerja grease trap, meskipun fungsi saringan berbeda dengan proses pemisahan lemak.

4. Menjaga Aliran Air Tetap Lancar

Saringan yang berfungsi dengan baik membantu mencegah material padat menumpuk di bagian dalam unit. 

Selama saringan dibersihkan secara rutin, aliran air dari kitchen sink menuju grease trap dapat tetap berjalan dengan baik.

5. Mempermudah Perawatan Grease Trap

Sisa makanan yang tertahan di saringan dapat diangkat dan dibersihkan tanpa harus membongkar seluruh unit grease trap. Hal ini membuat proses perawatan lebih praktis.

Namun, saringan tetap harus dibersihkan secara rutin. Jika dibiarkan penuh, kotoran justru dapat menghambat aliran air dari kitchen sink.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Bak Cuci Piring Mampet dengan Mudah

Apa yang Terjadi Jika Saringan Grease Trap Tidak Dibersihkan?

Saringan yang penuh dapat menghambat aliran air dari sink menuju grease trap. Jika terus dibiarkan, penumpukan sisa makanan dan lemak dapat memengaruhi kinerja sistem serta menimbulkan masalah pada saluran pembuangan.

1. Aliran Air Menjadi Lambat

Sisa makanan dan lemak yang menumpuk pada saringan dapat mempersempit jalur masuk air. Akibatnya, air dari sink mengalir lebih lambat dan pada kondisi yang lebih parah dapat tertahan.

2. Muncul Bau Tidak Sedap

Sisa makanan yang tertinggal dalam kondisi lembap dapat membusuk dan menghasilkan bau. Masalah ini akan semakin terasa jika saringan jarang dibersihkan dan material organik terus menumpuk.

3. Grease Trap Lebih Cepat Penuh

Ketika saringan tidak dibersihkan, padatan akan terus masuk dan menumpuk di dalam grease trap. Lemak yang tertahan juga akan semakin banyak sehingga ruang penampungan berkurang lebih cepat.

4. Perawatan Menjadi Lebih Sulit

Penumpukan yang dibiarkan terlalu lama membuat proses pembersihan menjadi lebih berat. Karena itu, saringan sebaiknya dibersihkan secara rutin dan grease trap dikuras sesuai volume limbah yang dihasilkan.

Baca Juga: 6 Cara Membersihkan Grease Trap dan Tips Perawatannya

Mengapa Grease Trap Penting untuk Dapur?

Masalah saluran pembuangan biasanya baru terasa ketika air mulai menggenang atau mengalir lambat. 

Padahal, proses penyumbatan dapat dimulai jauh sebelumnya ketika minyak, lemak, dan sisa makanan terus menempel serta menumpuk di dalam pipa.

Grease trap berfungsi sebagai tahap pengolahan awal limbah dapur sebelum air diteruskan ke saluran berikutnya. 

Penggunaan perangkat ini dapat membantu mengurangi masuknya minyak, lemak, dan padatan ke sistem perpipaan.

Bagi restoran, katering, kantin, dan usaha makanan dengan aktivitas mencuci yang tinggi, fungsi tersebut semakin penting karena volume limbah dapurnya jauh lebih besar dibandingkan rumah tangga biasa.

tangki air Lucky Polytank

Pilih Portable Grease Trap untuk Penyaringan Limbah Dapur

Jika kebutuhan Anda adalah menangani limbah dari kitchen sink tanpa memasang bak grease trap berukuran besar, portable grease trap dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.

Portable Grease Trap dari Lucky Polytank dirancang sebagai unit penangkap lemak yang dapat ditempatkan pada jalur pembuangan dapur. Dengan adanya proses penyaringan dan pemisahan di dalam unit, sisa padatan, minyak, dan lemak dapat ditangani sebelum air diteruskan ke saluran pembuangan.

Pemilihan kapasitas dan penempatan tetap perlu disesuaikan dengan volume limbah yang dihasilkan. Selain itu, grease trap perlu dibersihkan secara berkala agar saringan dan ruang pemisahan tetap dapat bekerja dengan baik.

Jika Anda masih bingung menentukan portable grease trap yang sesuai dengan kebutuhan dapur, hubungi tim Lucky Polytank melalui WhatsApp untuk mendapatkan informasi mengenai produk, kapasitas, dan penggunaannya.

Facebook
X
LinkedIn
Telegram

Artikel & Tips Lainnya

Scroll to Top