Alga dan lumut ternyata memiliki perbedaan, jadi kotoran berwarna hijau di dalam toren airmu belum tentu lumut.
Lalu, apa saja perbedaan alga dan lumut yang perlu diketahui? Simak pembahasannya berikut ini!
Bagaimana Perbedaan Alga dan Lumut pada Tandon Air?
Terdapat beberapa petunjuk yang dapat membedakan alga daripada lumut pada tandon air. Perbedaan pada Lokasi, visual serta kondisi tandon menjadi petunjuk yang dapat membedakan.
1. Alga Dapat Tumbuh pada Air yang Mendapat Paparan Cahaya
Alga biasanya tumbuh pada wadah air yang mendapat paparan Cahaya. Perhatikan, walaupun air yang tersimpan merupakan air bersih, alga masih dapat tumbuh karena paparan Cahaya.
2. Lapisan Hijau pada Air Tidak Selalu Berarti Lumut
Sering kali kita berpikir bahwa kotoran hijau Adalah lumut, lumut bertekstur lembut, seperti beludru, sedangkan alga bertekstur licin.
3. Lumut Lebih Mudah Terlihat pada Permukaan yang Lembab
Lumut tumbuh pada permukaan yang lembab dan biasanya mereka tumbuh pada bagian dinding toren air yang lembab.
Baca Juga: Begini Cara Menghilangkan Lumut di Pipa Air dengan Benar
4. Endapan Hijau di Dasar Tandon Perlu Diperiksa
Apakah endapan hijau pada dasar tandon merupakan lumut? Belum tentu. Lumut merupakan tumbuhan yang tumbuh pada permukaan lembab dan tidak tumbuh dalam air.
5. Kondisi Dinding Tandon Dapat Menunjukkan Pertumbuhan Organisme
Perubahan pada dinding tandon dapat menjadi tanda awal adanya pertumbuhan organisme. Lapisan berwarna hijau, coklat atau hitam yang menempel pada dinding tandon perlu diperhatikan.
6. Perubahan Warna dan Bau Air Perlu Menjadi Perhatian
Selain kondisi dinding tandon air, perubahan pada warna air juga perlu diperhatikan. Jika terjadi perubahan pada warna dan aroma pada air yang sebelumnya jernih, ada baiknya kita memeriksa kondisi kualitas air dan kebersihan tandon air.
Baca Juga: 4 Perbedaan Lumut dan Endapan pada Tangki Air
Mengapa Alga atau Lumut Bisa Tumbuh di Dalam Tandon Air?
Pada dasarnya, ada beberapa faktor yang dapat menstimulasi pertumbuhan alga atau lumut di dalam tandon air.
1. Tandon Mendapat Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari dan Cahaya yang masuk ke dalam toren merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung fotosintesis dan pertumbuhan alga.
2. Tandon Jarang Dibersihkan
Seiring waktu, kotoran dapat menumpuk pada bagian dalam toren. Menjaga kebersihan dalam tandon adalah hal penting untuk meminimalisir pertumbuhan organisme seperti alga.
3. Terdapat Endapan di Dasar Tandon
Partikel dan kotoran yang terbawa Bersama air melalui pipa akan mengendap di dasar tandon. Jika endapan ini tidak dibersihkan secara berkala, bagian dasar tandon akan menjadi tempat berkumpulnya material dan organisme organik maupun anorganik.
4. Tutup Tandon Tidak Terpasang dengan Rapat
Tutup tandon yang tidak terpasang dengan rapat dapat memberikan celah masuk untuk material dan kotoran dari luar tandon, seperti debu, daun dan serangga. Selain itu, Cahaya juga dapat masuk dalam tandon yang dapat menstimulasi pertumbuhan alga.
5. Air yang Masuk Membawa Partikel atau Bahan Organik
Kebersihan pipa dan sumber air juga berperan penting, sebab air yang masuk dapat membawa partikel, sedimen atau bahan organik lainnya yang dapat mengendap di dalam tandon air.
Apa Dampak Alga dan Lumut pada Kondisi Air di Tandon?
Berikut beberapa dampak alga dan lumut pada kondisi air
- Air akan terlihat lebih keruh
- Perubahan aroma pada air
- Lapisan dan endapan yang menyebabkan visibilitas dalam tandon berkurang
- Bagian dalam tandon lebih sulit dibersihkan karena endapan dan kotoran yang berkumpul lama
- Air tidak layak digunakan
Bagaimana Cara Mencegah Alga dan Lumut Tumbuh di Tandon Air?
Terdapat Alga dan lumut di dalam tandon air? Jangan bingung, berikut berbagai cara untuk mencegah pertumbuhan alga dan lumut agar kualitas air dalam tandon selalu terjaga.
1. Kurangi Paparan Cahaya ke Bagian Dalam Tandon
Pilih tandon dengan material dan design yang sudah kedap Cahaya. Toren air Lucky Polytank mempunyai kedap Cahaya dan memiliki lapisan anti lumut dan anti Bakteri.
Lapisan Anti Bakteri pada Lucky Polytank sudah terbukti membunuh 99.99%* Bakteri jahat,sesuai dengan uji lab yang sudah kami jalankan.
2. Pastikan Tutup Tandon Selalu Terpasang dengan Baik
Pastikan tutup tandon terpasang dengan erat, tutup tandon Lucky Polytank sudah terbukti kedap Cahaya dan ergonomis sehingga akan selalu terpasang dengan rapat.
3. Bersihkan Tandon Secara Berkala
Pembersihan berkala membantu menghilangkan kotoran dan endapan, meningkatkan visibilitas sehingga kita tahu kondisi air apakah layak dipergunakan.
Tandon Air Lucky Polytank sudah terbukti membunuh 99.99% Bakteri jahat yang tertera sesuai uji lab, memudahkan proses pembersihan sebab kotoran tidak menempel pada badan tandon air.
Baca Juga: Kenapa Endapan Air Berwarna Hitam? Ini Solusinya
4. Kuras Endapan yang Menumpuk di Dasar Tandon
Pastikan anda menguras endapan yang menumpuk. Tandon Air Lucky Polytank Easy Clean memudahkan proses pengurasan dengan desain kaki dan lubang kuras yang berada dibawah.
5. Periksa Kondisi Air yang Masuk ke Dalam Tandon
Jika Anda sudah melakukan Langkah-langkah di atas secara rutin dan kondisi air tetap tidak jernih, pastikan untuk memeriksa sumber air dan juga jalu masuk air.

Pilih Toren Anti Lumut untuk Membantu Menjaga Kebersihan Tandon
Perbedaan alga dan lumut dapat dilihat dari karakteristik, lingkungan tempat tumbuh, serta bentuk pertumbuhannya.
Pada tandon air, lapisan hijau tidak selalu dapat langsung disebut sebagai lumut karena dapat berkaitan dengan pertumbuhan alga, sehingga kondisi tandon perlu diperiksa dan dirawat secara berkala.
Toren anti lumut Lucky Polytank adalah pilihan terbaik untuk membantu menghambat pertumbuhan lumut dan bakteri.
Lucky Polytank menghadirkan tangki air kedap Cahaya, tangki air dengan teknologi anti bakteri dengan dinding berlapis 5, lapisan Sanitized® dari Swiss untuk membantu menjaga kualitas air tetap bersih dan higienis.
Tangki ini juga dirancang untuk pemakaian jangka panjang dan tahan terhadap paparan sinar matahari maupun hujan. Ingin tahu lebih lanjut?
Customer Service Lucky Polytank dapat membantu Anda melalui Whatsapp , hubungi kami untuk mendapatkan informasi selengkapnya!