Apakah air sumur kamu dirumah sehat? Air sumur perlu diperhatikan dan dicek loh! Air bersih akan membuat tubuh kita juga semakin sehat dan terbebas dari bakteri dan penyakit lainnya. Selain memperhatikan kondisi tubuh kita, tentunya kita juga perlu memperhatikan kondisi sumber air di rumah atau sumur. Lalu, apa saja ciri-ciri sumur air bor yang bagus dan sehat? Simak selengkapnya di bawah ini.
Kelebihan dan Kekurangan Air Sumur Bor
Sebelum memutuskan menggunakan air sumur bor sebagai sumber air bersih utama kebutuhan air rumah tangga, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, kamu bisa lebih bijak dalam menjaga kualitas dan penggunaannya di rumah.
Kelebihan Air Sumur Bor
1. Biaya Pemakaian Harian Lebih Hemat
Setelah proses pengeboran dan instalasi awal selesai, kamu tidak perlu membayar tagihan bulanan seperti halnya air PDAM. Ini menjadi solusi hemat jangka panjang.
2. Ketersediaan Air Cenderung Stabil
Jika pengeboran dilakukan dengan kedalaman yang sesuai dan lokasi yang tepat, pasokan air bisa stabil bahkan di musim kemarau.
3. Bisa Dimanfaatkan Kapan Saja
Air sumur bor bisa diakses 24 jam tanpa tergantung pada jaringan distribusi eksternal, cocok untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggi.
4. Kualitas Air Bisa Terjaga dengan Baik
Jika sumur dirancang dengan konstruksi yang tepat dan menggunakan penampungan air seperti toren anti bakteri, kualitas air bisa tetap aman dan sehat untuk digunakan.
Kekurangan Air Sumur Bor
1. Biaya Awal Cukup Besar
Proses pengeboran sumur bor memerlukan investasi awal yang tidak sedikit, tergantung kedalaman dan lokasi pengeboran.
2. Kualitas Air Bisa Berbeda-beda
Tidak semua daerah memiliki kualitas air tanah yang sama. Beberapa lokasi bisa mengandung zat besi tinggi, kapur, atau bahkan bakteri jika tidak disaring dengan baik.
3. Memerlukan Perawatan Berkala
Sumur bor tetap memerlukan perawatan seperti pengecekan pipa, pompa, dan penyaringan untuk memastikan air tetap layak pakai.
4. Risiko Air Tercemar Jika Konstruksi Tidak Tepat
Sumur yang tidak dibuat dengan standar yang baik bisa rawan tercemar limbah rumah tangga atau limbah industri di sekitarnya.
Apa Ciri-Ciri Air Sumur Bor yang Bagus?
Yuk simak ciri-ciri sumur air bor yang bagus dan sehat berikut ini:
1. Air Jernih dan Tidak Berwarna
Saat menggunakan air tanah dirumah, perhatikan dahulu kondisi air nya. Pastikan air jernih dan tidak berwarna, walaupun sulit dipastikan air tersebut tercemar atau tidak tetapi secara kualitas air sebagai tanda awalnya dapat dilihat
2. Tidak Berbau
Air yang sehat seharusnya tidak memiliki bau yang mengganggu. Jika air sumur kamu berbau besi, belerang, atau bau lainnya, itu bisa menunjukkan adanya pencemaran atau bahan kimia tertentu dalam air tanah.
Bau yang muncul bisa berasal dari unsur logam atau mikroorganisme yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, pastikan air yang digunakan tidak berbau.
3. Tidak Berasa
Air yang baik tidak memiliki rasa atau tawar. Menguji rasa air adalah cara sederhana untuk mengetahui apakah air tersebut terkontaminasi. Jika air terasa pahit, asin, atau aneh, ini bisa menunjukkan adanya zat kimia berbahaya atau tingkat salinitas yang tinggi. Air yang tidak berasa lebih disukai karena menunjukkan tidak ada mineral atau unsur lain yang bisa mengganggu kualitasnya.
Baca Juga: 7 Manfaat Air Bersih Bagi Manusia dan Tips Menjaga Kualitasnya
4. Debit Air Cukup
Debit air merupakan jumlah air yang bisa diproduksi dari sumur dalam waktu tertentu. Sumur air bor yang baik harus memiliki debit yang cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti untuk mandi, mencuci, dan keperluan lainnya. Jika debit air terlalu kecil, kamu mungkin akan kesulitan mengandalkan sumur tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, terutama jika jumlah pengguna cukup banyak.
5. Suhu Air Stabil
Air sumur yang baik memiliki suhu yang stabil. Suhu yang terlalu panas bisa menunjukkan adanya pergerakan air yang tidak normal, atau bahkan dampak dari aktivitas geotermal di sekitar wilayah tersebut. Idealnya, suhu air sumur harus berada dalam kisaran suhu tubuh manusia, sekitar 20 hingga 25 derajat Celsius. Ini menandakan air tersebut tidak terlalu panas dan aman untuk digunakan.
Baca Juga: Ketahui Rata Rata Pemakaian Air Rumah Tangga Sebelum Memilih Tangki
6. Bebas dari Endapan
Endapan seperti pasir, lumpur, atau kotoran lainnya dalam air sumur adalah indikasi bahwa air tersebut tidak bersih. Endapan ini dapat mengurangi kualitas air sumur dan menyebabkan kerusakan pada pipa atau peralatan rumah tangga. Sumur yang baik harus menghasilkan air yang bebas dari endapan untuk memastikan kebersihan dan kualitas air tetap terjaga.
7. Tidak Mengandung Bakteri Patogen
Air tanah yang baik tidak mengandung bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Air tanah yang mengandung bakteri dapat menyebabkan penyakit seperti tipes, diare dan lainnya
8. pH Normal
Air tanah yang normal memiliki pH berkisar antara 6.8 – 7.2 untuk rentang yang sempit dan 6.5 – 7.5 untuk rentang yang lebih besar. Mengukur pH dapat menggunakan alat ukur yang dapat dibeli di toko-toko terdekat
Baca Juga: 5 Penempatan Tandon Air di Rumah Paling Efektif serta Tipsnya
9. Kadar Mineral Seimbang
Air sumur bor yang berkualitas memilki keseimbangan antara mineral dan garam, karena setiap tubuh manusia memerlukan kalsium dan magnesium untuk memberikan kesegaraan ketika digunakan. Apabila air tersebut kekurangan mineral maka air cenderung hambar. Jadi pastikan air sumur bor kamu mengandung mineral yang seimbang.
10. Konstruksi Sumur yang Baik
Konstruksi sumur yang baik sangat penting untuk memastikan air tidak mudah tercemar. Sumur bor yang dibangun dengan konstruksi yang tepat akan menghindarkan air dari kemungkinan terkontaminasi oleh kotoran atau limbah dari luar. Pipa dan filter yang digunakan juga harus berkualitas tinggi dan terpasang dengan benar untuk menjaga kebersihan dan kualitas air secara keseluruhan.
Berapa Kedalaman Sumur yang Baik?
Kedalaman sumur bor berpengaruh terhadap kualitas dan kebersihan air yang dihasilkan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Minimal 30 meter di area padat penduduk untuk mengurangi risiko kontaminasi dari septic tank dan limbah rumah tangga.
- Sesuaikan dengan kondisi tanah karena setiap daerah memiliki karakteristik geologis yang berbeda. Pada tanah keras atau berbatu, pengeboran bisa mencapai 50 meter atau lebih.
- Hindari sumur yang terlalu dangkal karena kedalaman kurang dari 15 meter lebih rentan tercemar bakteri, limbah, dan zat pencemar dari permukaan tanah.

Jaga Kualitas Air Sumur dengan Tangki Air dari Lucky Polytank!
Air sumur bor yang sudah jernih tetap berpotensi mengalami penurunan kualitas jika disimpan dalam wadah yang tidak higienis. Kontaminasi seperti bakteri, lumut, hingga endapan bisa muncul selama proses penyimpanan, terutama jika tangki tidak memiliki perlindungan yang optimal.
Karena itu, penggunaan tangki air yang tepat menjadi sangat penting sebagai media penyimpanan air sumur agar tetap aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di rumah.
Sebagai solusi, kamu dapat gunakan tangki air dari Lucky Polytank. Tangki air 5 lapis dengan teknologi anti bakteri dari Swiss ini dirancang khusus untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri serta menjaga air sumur tetap bersih selama disimpan.
Hubungi Lucky Polytank sekarang untuk informasi selengkapnya!