Aliran air keran yang kecil dan pelan menjadi permasalahan yang cukup umum terjadi di rumah tangga. Tentunya seluruh aktivitas di rumah akan terganggu, seperti mandi, mencuci baju dan mencuci mobil. Lalu, kenapa air toren kecil?
Permasalahan tersebut harus diselesaikan dengan mengetahui penyebabnya. Kalau begitu, simak penyebabnya pada pembahasan di bawah ini.
Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Pipa Air yang Tersumbat dan Faktor Penyebabnya
Penyebab Kenapa Air Toren Kecil
Berikut adalah penyebab kenapa air toren kecil dan solusinya:
1. Keran Outlet Toren yang Sedikit Tertutup
Apabila keran outlet tadon yang sedikit tertutup akan menyebabkan air yang berada di dalam toren keluar perlahan, karena outlet merupakan jalur keluarnya air yang umumnya digunakan pada setiap toren. Sebagai jalur keluar air, saluran ini biasanya dipasangi keran untuk berbagai jenis kebutuhan, oleh sebab itu hal ini diperlukan perawatan saluran pipa.
2. Ukuran Pipa yang Terlalu Kecil
Pemilihan ukuran pipa yang tidak tepat akan memengaruhi debit atau aliran air yang dikeluarkan. Setiap toren air memiliki lubang outlet yang sudah disesuaikan dengan kapasitasnya.
Maka dari itu, hindari menggunakan pipa yang ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan outlet toren, karena hal ini dapat memengaruhi besar-kecilnya aliran air toren.
3. Penempatan Toren yang Kurang Tinggi
Aliran air toren kecil juga bisa disebabkan oleh penempatan toren air yang kurang tinggi. Umumnya, toren air ditempatkan di atas rumah untuk memaksimalkan gaya gravitasi yang nantinya akan membuat air mengalir ke beberapa titik keran. Hal yang perlu diperhatikan dalam meletakkan toren di atas adalah ketinggian.
4. Terlalu Banyak Pipa yang Berbelok
Semakin banyak belokan pada saluran pipa menyebabkan setiap belokan yang ada ternyata dapat mengurangi laju aliran air. Oleh sebab itu memasang toren air harus dilakukan oleh tukang yang ahli agar tidak terjadi hal tersebut.
Baca Juga: 5 Fungsi Toren Air yang Jarang Dimaksimalkan Banyak Orang
Tips Mengatasi Agar Aliran Air Toren Lebih Deras
Untuk mengatasi penyebab air toren kecil, Lucky people dapat melakukan hal-hal berikut
1. Periksa Keran dan Outlet Toren
Pastikan keran air pada outlet tangki air terbuka penuh dan tidak terdapat kotoran yang menghambat keluarnya air. Jika aliran tetap kecil setelah keran dibuka, periksa bagian outlet untuk memastikan tidak ada endapan, lumut, atau benda asing yang menghambat aliran air kran keluar dari toren.
2. Bersihkan Sumbatan pada Jalur Air
Pipa atau outlet yang tersumbat dapat membuat air keluar lebih sedikit meskipun persediaan di dalam toren masih banyak. Jika aliran sebelumnya normal lalu semakin lama mengecil, periksa kemungkinan adanya kotoran, endapan, atau material lain yang menyumbat sumber air menuju titik penggunaan.
3. Periksa Ukuran dan Kondisi Pipa
Ukuran pipa dan konfigurasi instalasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan distribusi air di rumah. Selain itu, periksa apakah terdapat pipa yang bocor, terlalu banyak sambungan, atau jalur yang terlalu panjang karena kondisi tersebut dapat meningkatkan hambatan aliran dan membuat aliran air tetap lancar sulit dipertahankan.
4. Evaluasi Posisi Ketinggian Toren
Ketinggian toren memengaruhi tekanan air yang dihasilkan oleh gaya gravitasi. Semakin besar perbedaan ketinggian antara permukaan air di dalam toren dan titik keluarnya air, semakin besar tekanan hidrostatik yang tersedia untuk mendorong air menuju keran dan membantu menjaga tekanan air.
5. Gunakan Pompa Jika Tekanan Gravitasi Belum Mencukupi
Pompa dapat dipertimbangkan ketika tekanan dari sistem gravitasi belum mampu memenuhi kebutuhan penggunaan air. Namun, pastikan terlebih dahulu tidak ada masalah seperti sumbatan, kebocoran, atau keran yang belum terbuka penuh sebelum menambahkan pompa ke dalam sistem sehingga mengatasinya tidak sekadar bergantung pada penambahan pompa.
Apakah Toren yang Lebih Besar Membuat Air Lebih Deras?
Ukuran atau kapasitas toren yang lebih besar tidak secara otomatis membuat air mengalir lebih deras.
Kapasitas toren menentukan banyaknya air yang dapat disimpan, sedangkan tekanan gravitasi terutama dipengaruhi oleh ketinggian permukaan air terhadap titik keluarnya air.
Sederhananya, toren 1.000 liter yang dipasang pada ketinggian tertentu belum tentu menghasilkan tekanan lebih besar daripada toren 500 liter jika ketinggian permukaan air terhadap titik penggunaan relatif sama.
Karena itu, jika tujuan Anda adalah meningkatkan tekanan air, perhatikan head atau perbedaan ketinggian, kondisi instalasi pipa, serta kebutuhan penggunaan air.
Kapan Perlu Menggunakan Pompa Air?
Pompa air dapat digunakan ketika tekanan dari sistem gravitasi belum cukup untuk memenuhi kebutuhan di titik penggunaan. Sebelum memasang pompa, pastikan terlebih dahulu aliran kecil bukan disebabkan oleh keran yang tertutup, sumbatan, kebocoran, atau masalah pada instalasi pipa.
1. Air Tetap Kecil Setelah Instalasi Diperiksa
Jika keran, outlet, dan pipa sudah diperiksa tetapi aliran air masih lemah, pompa dapat menjadi pilihan untuk meningkatkan tekanan pada jaringan air. Kondisi ini terutama terasa pada keran atau shower yang membutuhkan tekanan lebih besar agar dapat digunakan dengan nyaman.
2. Titik Keran Berada Jauh dari Toren
Semakin panjang jalur pipa dan semakin banyak hambatan dalam instalasi, kehilangan tekanan dapat semakin besar. Pompa dapat dipertimbangkan jika titik penggunaan berada cukup jauh dari toren dan tekanan gravitasi tidak lagi mencukupi.
3. Toren Tidak Dapat Ditempatkan Cukup Tinggi
Tidak semua rumah memiliki struktur bangunan yang memungkinkan toren ditempatkan pada ketinggian yang ideal. Dalam kondisi tersebut, pompa dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu memenuhi kebutuhan tekanan air tanpa harus menambah ketinggian toren.
4. Beberapa Titik Air Digunakan Bersamaan
Ketika shower, keran, mesin cuci, atau titik penggunaan lainnya dibuka secara bersamaan, kebutuhan debit air meningkat. Jika tekanan air turun secara signifikan saat beberapa titik digunakan, sistem pompa yang sesuai dapat membantu memenuhi kebutuhan aliran tersebut.
Baca Juga: Harga Toren Air 5000 Liter dari Lucky Polytank dan Spesifikasinya

Pilih Toren Air Sesuai Kebutuhan Rumah
Nah Lucky People, sekarang sudah mengetahui solusi aliran toren air yang keluarnya kecil. Solusi di atas dapat kamu coba di rumah, agar aliran air semakin deras.
Lucky People perlu meningkatkan volume toren agar aliran air semakin deras. Lucky Polytank memiliki toren air anti bakteri ukuran 310 liter – 5000 liter yang bisa kamu andalkan.
Segera hubungi Lucky Polytank sekarang dan temukan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan kamu.