Perbedaan tandon air indoor dan outdoor menjadi hal penting yang perlu kamu pahami sebelum menentukan lokasi pemasangan tandon air di rumah atau bangunan. Banyak orang memilih tandon air hanya berdasarkan kapasitas atau harga, tanpa mempertimbangkan apakah tandon tersebut lebih cocok dipasang di dalam atau di luar ruangan.
Padahal, lokasi pemasangan sangat memengaruhi daya tahan tandon, kualitas air, hingga efektivitas distribusi air sehari-hari. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Perbedaan Tandon Air Indoor dan Outdoor
Secara fungsi, tandon air indoor dan outdoor sama-sama digunakan sebagai tempat penampungan air. Namun, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda karena disesuaikan dengan lingkungan pemasangannya.
Berikut beberapa perbedaan utama yang perlu kamu ketahui.
1. Perbedaan Lokasi Pemasangan
Tandon air indoor dipasang di dalam ruangan, seperti gudang, ruang servis, dapur belakang, atau area tertutup lainnya. Lokasi ini membuat tandon lebih terlindungi dari cuaca ekstrem.
Sementara itu, tandon air outdoor dipasang di luar ruangan, seperti di atap rumah, halaman, atau area terbuka. Tandon jenis ini harus mampu menghadapi paparan panas matahari dan hujan secara langsung.
Baca Juga: Memilih Lokasi Pemasangan Tangki Pendam yang Tepat
2. Perbedaan Paparan Sinar Matahari
Tandon air indoor hampir tidak terpapar sinar matahari langsung. Hal ini membuat risiko perubahan warna tandon dan pertumbuhan lumut cenderung lebih kecil.
Sebaliknya, tandon air outdoor terpapar sinar UV setiap hari. Jika material dan perlindungannya kurang baik, paparan ini dapat mempercepat penuaan material dan meningkatkan risiko lumut di dalam tangki.
3. Perbedaan Material dan Lapisan Pelindung
Tandon indoor umumnya tidak memerlukan perlindungan UV setebal tandon outdoor karena berada di area terlindung.
Tandon outdoor biasanya dirancang dengan lapisan khusus, seperti pelindung UV dan penahan cahaya, agar lebih tahan panas, tidak mudah rapuh, dan mampu menjaga kualitas air tetap bersih.
4. Perbedaan Daya Tahan dan Umur Pakai
Karena berada di lingkungan yang lebih stabil, tandon air indoor cenderung memiliki risiko kerusakan yang lebih rendah.
Tandon air outdoor membutuhkan material yang lebih kuat karena harus menahan perubahan suhu, panas ekstrem, serta benturan akibat faktor lingkungan.
5. Perbedaan Perawatan dan Kebersihan
Perawatan tandon indoor relatif lebih mudah karena tidak banyak terpapar debu, daun, atau kotoran dari luar.
Sebaliknya, tandon outdoor memerlukan perawatan ekstra, seperti pembersihan rutin dan pengecekan tutup tangki, agar tidak kemasukan kotoran atau serangga.
Baca Juga: Rekomendasi Ukuran Tandon Air untuk Rumah Tangga yang Ideal
Kelebihan dan Kekurangan Meletakkan Tandon Air Indoor
Meletakkan tandon air di dalam ruangan memiliki sejumlah keuntungan, tetapi juga perlu disesuaikan dengan kondisi rumah.
Kelebihan Tandon Air Indoor
- Lebih terlindungi dari panas matahari dan hujan
- Risiko pertumbuhan lumut lebih rendah
- Warna dan material tandon lebih awet
- Perawatan relatif lebih mudah
Kekurangan Tandon Air Indoor
- Membutuhkan ruang khusus di dalam bangunan
- Kapasitas tandon sering kali terbatas oleh luas ruangan
- Instalasi pipa bisa lebih panjang jika titik air jauh
Kelebihan dan Kekurangan Meletakkan Tandon Air Outdoor
Tandon air outdoor menjadi pilihan umum, terutama pada rumah bertingkat atau bangunan dengan kebutuhan tekanan air yang lebih besar.
Kelebihan Tandon Air Outdoor
- Tidak memakan ruang di dalam rumah
- Lebih fleksibel untuk kapasitas besar
- Cocok untuk sistem distribusi air berbasis gravitasi
- Mudah dipasang di atap atau area terbuka
Kekurangan Tandon Air Outdoor
- Terpapar panas dan hujan secara langsung
- Memerlukan material dan lapisan pelindung berkualitas
- Perawatan harus lebih rutin untuk menjaga kebersihan air
Baca Juga: 7 Perbedaan Tangki Air Plastik dan Stainless, Cari Tahu di Sini!
Tips Memilih Tandon Air Indoor atau Outdoor yang Tepat
Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pertimbangkan sebelum menentukan tandon air indoor atau outdoor.
1. Sesuaikan dengan Lokasi dan Kondisi Rumah
Jika kamu memiliki ruang tertutup yang cukup dan ingin perawatan yang lebih sederhana, tandon indoor bisa menjadi pilihan. Namun, jika ruang terbatas dan membutuhkan tekanan air lebih besar, tandon outdoor di atap rumah lebih ideal.
2. Perhatikan Material dan Perlindungan Tandon
Pastikan tandon air memiliki material yang kuat dan aman untuk air bersih. Untuk tandon outdoor, perlindungan UV dan lapisan penahan cahaya menjadi faktor wajib agar tandon lebih awet dan air tetap higienis.
3. Tentukan Kapasitas Sesuai Kebutuhan
Pilih kapasitas tandon berdasarkan jumlah penghuni dan kebutuhan air harian. Jangan hanya mempertimbangkan ukuran lokasi, tetapi juga potensi kebutuhan air jangka panjang.
Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa menentukan jenis tandon yang paling sesuai dengan kondisi rumah dan kebutuhan air sehari-hari.
Gunakan Tangki Air Standar Lucky Polytank untuk Indoor dan Outdoor
Jika kamu mencari tangki air standar yang cocok untuk pemasangan indoor maupun outdoor, Lucky Polytank adalah solusi yang tepat.
Tangki air Lucky Polytank menggunakan bahan polyethylene murni dan pigmen warna berkualitas tinggi, sehingga warna tetap cerah dan tidak mudah pudar.
Dilengkapi perlindungan UV, tangki tetap terlindungi dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Dengan struktur 4 lapisan yang kuat, tangki air Lucky Polytank mampu menahan benturan dan panas, sehingga lebih tahan lama dan stabil untuk penggunaan rumah maupun industri.
Lapisan penahan cahaya berkualitas tinggi membantu mencegah pertumbuhan lumut dan jamur, menjaga air tetap higienis dan bebas bau.
Seluruh produk Lucky Polytank BPA free, aman digunakan untuk penyimpanan air minum maupun aktivitas rumah tangga seperti memasak dan mencuci.Untuk informasi produk dan pemesanan tangki air standar Lucky Polytank, kamu bisa langsung menghubungi tim Lucky Polytank melalui WhatsApp dan dapatkan rekomendasi tandon air yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
