Whatsapp Chat
Kirim pesan sekarang dan kami akan segera menghubungi Anda.
Search
Close this search box.

7 Ciri-Ciri Air Bersih Menurut WHO dan Sumber Air Bersih yang Bisa Digunakan

ciri-ciri air bersih

Table of Contents

Keberadaan air bersih di rumah sangat krusial untuk berbagai kebutuhan, seperti mandi, mencuci baju, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, penting bagi Lucky People untuk memastikan pasokan air bersih di rumah selalu dalam keadaan optimal. Berbicara tentang air bersih, memang apa ciri-ciri air bersih? 

Beberapa tanda air bersih di antaranya tidak memiliki bau, warna yang keruh, dan tidak berwarna. Namun, tanda-tanda air bersih tidak terbatas hanya itu saja. Ada ciri-ciri lain yang perlu kamu ketahui. Kalau begitu, yuk simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

Apa Itu Air Bersih?

Air bersih adalah air yang bebas dari kontaminasi dan aman untuk dikonsumsi. Bukan hanya untuk air minum, tetapi air bersih juga digunakan dalam proses memasak, mandi, dan banyak kegiatan sehari-hari lainnya. 

Keberadaan air bersih sangat penting untuk kesehatan karena tubuh manusia terdiri sekitar 60% air. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan akan air bersih sangat penting. 

Air bersih biasanya tidak mengandung zat-zat berbahaya seperti bakteri, virus, logam berat, atau zat kimia beracun lainnya. Sementara air kotor mengandung zat-zat ini, yang bisa menyebabkan berbagai penyakit serius jika dikonsumsi.

Baca juga: Cara Menjaga Kualitas Air di Lingkungan Rumah

Ciri-Ciri Air Bersih yang Aman Dikonsumsi Tubuh

cara menghitung kapasitas tangki air

Melansir laman Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa setidaknya terdapat beberapa ciri-ciri air bersih yang memenuhi syarat untuk dikonsumsi. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya: 

1. Tidak Berbau

Air bersih seharusnya memiliki aroma netral yang tidak mengganggu penciuman. Bau yang tidak biasa atau tidak sedap pada air adalah tanda bahwa air tersebut terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya atau senyawa yang bisa membahayakan kesehatan. Jika kamu sudah mencium bau tidak sedap, sebaiknya hindari mengonsumsi air tersebut.

2. Tidak Berwarna

Pada umumnya, air bersih seharusnya transparan dan tidak memiliki warna yang kusam atau keruh. Warna pada air biasanya menunjukkan adanya partikel atau senyawa dalam air yang seharusnya tidak ada.

Air yang terlihat keruh atau berwarna dapat mengindikasikan adanya kontaminan yang dapat memengaruhi kualitas air, bahkan membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa kejernihan air yang akan kamu konsumsi.

3. Tidak Berasa

Rasa air bersih seharusnya netral dan tidak memiliki rasa yang aneh atau tidak sedap. Air yang memiliki rasa yang tidak biasa atau tidak enak mungkin mengandung senyawa-senyawa yang tidak aman untuk dikonsumsi. Jika Lucky People menyadari ada rasa yang aneh, sebaiknya hindari penggunaan air tersebut.

Baca juga: 10 Cara Menghemat Air Bersih yang Mudah Dilakukan di Rumah

4. Tidak Mengandung Kotoran atau Partikel Lain

Air bersih tidak boleh mengandung kotoran atau partikel lain seperti pasir, lumpur, daun, atau serpihan-serpihan lainnya. Partikel-partikel ini dapat mengindikasikan kontaminasi air oleh materi asing yang dapat membahayakan kesehatan.

Memastikan air benar-benar transparan dan bebas dari kontaminan adalah langkah awal yang sangat penting dalam menjaga kualitas air yang kamu konsumsi.

5. Tidak Terasa Lengket Setelah Digunakan

Air bersih juga tidak akan membuat kulit atau pakaian terasa lengket setelah digunakan, seperti saat mandi atau mencuci tangan. Jika air meninggalkan rasa lengket pada tubuh atau pakaian, ini bisa menjadi tanda bahwa air tersebut tidak bersih.

Air yang membuat tubuh terasa lengket mungkin mengandung senyawa yang tidak sesuai untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

6. Memiliki pH Netral

Tanda berikutnya dari air bersih adalah memiliki kadar pH air yang tidak jauh dari batas netral yakni mencapai angka 6.5 hingga 8.5. Kamu dapat menggunakan pH meter untuk mengetahui kadar pH pada air yang kamu gunakan di rumah.

7. Tidak Mengandung Bakteri atau Pembusukan Zat Organik

Yang terakhir, ciri air yang bersih adalah tidak mengandung bakteri atau mikroorganisme yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Salah satu bakteri yang perlu dihindari adalah Escherichia Coli atau yang biasa disingkat sebagai E. Coli, yang biasanya ditemukan di dalam usus makhluk hidup, termasuk manusia.

Baca juga: Cara Menghitung Kebutuhan Air Bersih Rumah

Sumber Air Bersih yang Dapat Kamu Gunakan

Ada beberapa sumber air bersih yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk konsumsi, sanitasi, pertanian, dan industri. Beberapa sumber air bersih utama meliputi:

1. Air Tanah

Sumber mata air paling umum digunakan di kawasan pemukiman khususnya perkotaan adalah air tanah. Yang dimaksud air tanah adalah air yang terperangkap di dalam tanah dan batuan di bawah permukaan bumi dengan ciri-ciri mempunyai suspended solids rendah dan dissolved solids tinggi.

Adapun bentuk penggunaan air tanah biasanya diambil melalui sumur bor atau sumur gali, dan digunakan untuk konsumsi manusia, pertanian, dan industri.

2. Sungai dan Sungai

Air permukaan bisa berbentuk genangan atau mengalir, seperti laut, danau, atau sungai, dan biasanya tersedia luas di alam.

Kualitasnya bergantung pada wilayah yang dilaluinya, dengan cenderung tidak sebaik air tanah karena kandungan lempung dan materi organik yang lebih tinggi.

Air sungai umumnya memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan danau, rawa, atau waduk, bergantung pada kandungan endapan dan materi tersuspensi. Biasanya, air permukaan harus diproses sebelum digunakan untuk kebutuhan masyarakat.

3. Air Hujan

Air hujan sering dimanfaatkan ketika sumber air tanah dan permukaan sulit diakses. Dengan menggunakan penampungan air atau tangki air, air hujan dapat ditampung dan disimpan dalam beberapa waktu.

Perlu diketahui bahwa meski secara alami kualitas air hujan cenderung baik, tapi kadar mineralnya tetap kurang. Kemudian kualitas air hujan sangat dipengaruhi oleh tingkat polusi udara di sebuah daerah meliputi debu dan gas.

Air hujan yang telah disimpan umumnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk irigasi, keperluan rumah tangga, dan sanitasi.

tangki air Lucky Polytank

Gunakan Tandon Air Anti Bakteri Lucky Polytank untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersihmu

Lucky Polytank hadir untuk kamu dan keluarga yang sedang mencari tandon air anti bakteriyang kebersihan serta kualitasnya terjamin tinggi.

Tangki air anti bakteri ini juga menggunakan Polyethylene murni dan pigmen warna berkualitas tinggi yang telah diperkaya dengan pelindung sinar UV.

Hal ini bertujuan untuk memastikan tangki air memiliki ketahanan yang optimal terhadap sinar UV, yang dapat membantu mempertahankan kecerahan warna dan daya tahan tangki air dalam jangka waktu yang lama.

Sekarang, kamu sudah tahu apa saja ciri-ciri air bersih dan bagaimana cara menghindari air terkontaminasi agar bisa dikonsumsi oleh keluarga dengan aman.

Menggunakan tangki air anti bakteri dari Lucky Polytank bisa menjadi pilihan yang tepat. Yuk kunjungi website Lucky Polytank untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Scroll to Top